Merdeka belajar adalah kebijakan besar dalam rangka mewujudkan transformasi pengelolaan pendidikan di Indonesia. Salah satunya dengan menghapus Ujian Nasional (UN) diganti Asesmen Kompetensi. Asesmen nasional sendiri terdiri dari tiga bagian yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar.
Dalam mempersiapkan pelaksanaan AKM yang akan dilaksanakan pada bulan September 2021 ini, maka SMA Negeri 2 Lintau Buo menjadi salah satu sekolah yang ditunjuk untuk melakukan uji coba AKM yang dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 16 Maret 2021 s.d 18 Maret 2021. Untuk Provinsi Sumatera Barat sendiri ada 4 Kabupaten Kota yang menjadi tempat pelaksanaan ujicoba AKM ini yaitu Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok dan Kota Pariaman.
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) adalah kompetensi yang benar-benar minimum, dimana melalui AKM kita bisa memetakan sekolah-sekolah di daerah berdasarkan kompetensi minimum yang harus dipersiapkan. Kompetensi Minimun adalah kompetensi dasar yang dibutuhkan murid untuk bisa belajar, apapun materinya dan apapun mata pelajarannya. Sehingga materi AKM ada dua yaitu terkait literasi atau baca tulis, serta literasi numerasi.
Literasi yang dimaksudkan di sini bukan sekedar kemampuan membaca, tapi juga kemampuan menganalisis suatu bacaan serta kemampuan untuk mengerti atau memahami konsep di balik tulisan tersebut. Sedangkan numerasi adalah kemampuan menganalisis menggunakan angka. Serta menekankan literasi dan numerasi bukan tentang mata pelajaran bahasa atau matematika, melainkan kemampuan murid agar dapat menggunakan konsep literasi ini untuk menganalisa sebuah materi.
Dalam pelaksanaan ujicoba AKM kali ini masih terdapat beberapa permasalahan yang tentunya nanti tidak akan terjadi pada pelaksanaan AKM yang sebenarnya. Setidaknya dengan pelaksanaan ujicoba ini bisa menjadi acuan beberapa pihak yang terlibat nantinya bahkan sangat bermanfaat untuk siswa karena sedari dini sudah mengetahui bagaimana gambaran pelaksanaan AKM nantinya.

Recent Comments